"Lanjutkan. Ayo lanjutkan," balas kader yang berada di barisan depan.
Aksi saling balas teriakan ini membuat panitia penyelenggara turun tangan untuk menenangkan suasana. Satgas internal partai pun dikerahkan. Para kader diajak melantunkan selawat bersama, dan suasana sempat kondusif.
Mardiono kemudian melanjutkan pidato pembukaan, meski kembali terganggu oleh teriakan kader dia tetap melanjutkan pidatonya hingga selesai.
Namun, kericuhan berlanjut setelah acara pembukaan. Saat Mardiono melakukan wawancara dengan media, sejumlah kader di belakang barisan wartawan kembali berteriak perubahan.
Kader pendukung Mardiono meminta mereka diam karena wawancara masih berlangsung dan suasana kembali memanas. Usai wawancara, beberapa kader terlibat perkelahian. Bahkan, kursi-kursi di lobi sempat dilempar.
Satgas PPP kembali dikerahkan untuk melerai dan menenangkan para kader. Kericuhan baru mereda setelah para kader yang mendukung perubahan dan keberlanjutan meninggalkan lokasi ke arah yang berbeda
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri