“Tim pengaman di laut segera mendekati penerjun dan melaksanakan evakuasi menggunakan ambulance sea rider menuju posko kesehatan Kolinlamil,” kata Tunggul.
Setelah mendapat pertolongan pertama, korban segera dibawa ke RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani perawatan intensif. Saat tiba di rumah sakit, kondisi Praka Zaenal masih dalam keadaan sadar.
Berbagai upaya medis telah dilakukan oleh tim dokter RSPAD selama dua hari untuk menyelamatkan sang prajurit. Namun, pada Sabtu (4/10/2025) pukul 03.01 WIB, Praka Zaenal dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah almarhum kemudian dimakamkan secara militer di kampung halamannya, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Tunggul menyebut Praka Zaenal merupakan sosok prajurit yang berdedikasi tinggi dan selalu menunjukkan semangat juang luar biasa dalam setiap tugas.
“Kami merasa sangat kehilangan dengan gugurnya personel terbaik Taifib ini. Almarhum adalah prajurit yang berdedikasi tinggi, berprestasi, dan selalu menunjukkan semangat juang luar biasa,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan, TNI AL akan mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) atas jasa dan pengabdiannya
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri