"Berdasarkan temuan jenazah di atas, jumlah korban dalam pencarian pun menyusut menjadi 14 orang,” ujar Aam.
Sementara itu, jumlah korban selamat mencapai 104 orang, dengan rincian 6 orang masih dirawat secara intensif di rumah sakit, 97 orang telah pulang, dan 1 orang kembali ke rumah tanpa memerlukan perawatan.
Upaya pencarian jenazah dilakukan dengan menggunakan satu unit breaker excavator penghancur beton dan dua unit bucket excavator yang berbagi tugas dalam membersihkan material reruntuhan.
Tujuannya agar jalur pencarian semakin terbuka dan tim Search and Rescue (SAR) dapat menemukan korban dengan lebih cepat. Sedikit demi sedikit, hasil mulai terlihat. Pembersihan puing material kini telah mencapai 80 persen, dan penemuan jenazah semakin banyak dilakukan di beberapa titik yang sebelumnya sulit dijangkau.
Sejak awal operasi, ratusan personel gabungan bekerja siang malam dengan sistem rotasi. Proses pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena kondisi reruntuhan bangunan empat lantai yang tidak stabil. Selain itu, BNPB juga menyalurkan logistik tambahan dan dukungan alat berat untuk mempercepat evakuasi
Sumber: inews
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka