Menurutnya, seluruh jenazah dan potongan tubuh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur.
Selain korban meninggal dunia, Abdul mengungkapkan sebanyak 104 orang ditemukan dalam kondisi selamat, di mana 6 di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, 97 santri lainnya telah diperbolehkan pulang, dan satu orang kembali ke rumah tanpa memerlukan perawatan medis lanjutan.
Untuk mempercepat pencarian, satu unit breaker ekskavator penghancur beton dan dua bucket ekskavator diturunkan ke lokasi. Peralatan tersebut membantu petugas membersihkan material berat yang sulit dipindahkan secara manual
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri