Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman masing-masing. Sementara itu, proses identifikasi masih terus dilakukan terhadap 21 jenazah dan 5 potongan tubuh yang belum diketahui identitasnya.
BNPB juga menyiapkan tenda berukuran 6x12 meter di halaman Rumah Sakit Bhayangkara sebagai tempat beristirahat bagi keluarga korban. Di lokasi tersebut, mereka mendapatkan pelayanan lengkap mulai dari makanan, kebutuhan dasar, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial dan pijat atau bekam gratis.
“Perjuangan tim DVI terus berjalan, sembari keluarga korban menanti dengan tabah hasil identifikasi,” kata Abdul Muhari.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri