Namun, stok makan sudah habis. Tak terima ditolak, keduanya langsung marah-marah dan adu mulut dengan Karina hingga menarik perhatian warga sekitar.
Momen itu direkam warga dan cepat menyebar di media sosial. Banyak yang mengira warung Kang Mus dipalak preman. Padahal, hasil penyelidikan menunjukkan dua pria itu hanyalah tukang parkir yang biasa nongkrong di sekitar warung dan dalam kondisi setengah teler.
“Itu tukang parkir yang biasa di situ. Karena makanan habis, dia nggak terima, akhirnya ribut. Memang informasinya, setengah teler,” katanya.
Dia menegaskan, tidak ada aksi pemerasan, ancaman, atau pungli seperti yang ramai di media sosial. Polisi juga sudah menemui Karina Ranau untuk memberikan perlindungan dan memastikan situasi aman.
“Kalau memang ada hal-hal yang dirugikan, yang perlu ditindaklanjuti, kami arahkan buat laporan polisi,” ucap Mansur
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri