Namun, stok makan sudah habis. Tak terima ditolak, keduanya langsung marah-marah dan adu mulut dengan Karina hingga menarik perhatian warga sekitar.
Momen itu direkam warga dan cepat menyebar di media sosial. Banyak yang mengira warung Kang Mus dipalak preman. Padahal, hasil penyelidikan menunjukkan dua pria itu hanyalah tukang parkir yang biasa nongkrong di sekitar warung dan dalam kondisi setengah teler.
“Itu tukang parkir yang biasa di situ. Karena makanan habis, dia nggak terima, akhirnya ribut. Memang informasinya, setengah teler,” katanya.
Dia menegaskan, tidak ada aksi pemerasan, ancaman, atau pungli seperti yang ramai di media sosial. Polisi juga sudah menemui Karina Ranau untuk memberikan perlindungan dan memastikan situasi aman.
“Kalau memang ada hal-hal yang dirugikan, yang perlu ditindaklanjuti, kami arahkan buat laporan polisi,” ucap Mansur
Sumber: inews
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?