Sebelumnya, Jokowi menjelaskan bahwa pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) bukan semata mencari laba, melainkan bentuk investasi publik untuk mengatasi kemacetan dan kerugian ekonomi di kawasan megapolitan.
“Prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti, bukan mencari laba,” kata Jokowi dalam tayangan di YouTube Official iNews, Senin (27/10/2025).
Jokowi menambahkan, kemacetan di wilayah Jakarta, Jabodetabek, dan Bandung telah menyebabkan kerugian ekonomi besar yang mencapai lebih dari Rp100 triliun per tahun.
Karena itu, pembangunan infrastruktur transportasi seperti Whoosh dinilai penting sebagai solusi jangka panjang
Sumber: Inews
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI