"Saya bilang, loh ini pemerasan namanya," bebernya. "Jangankan Rp300 juta, Rp3 juta juga saya enggak mau bayar."
Penarikan Kembali Keterangan di BAP karena Tekanan
Ammar Zoni juga secara resmi menarik seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah ia berikan kepada penyidik. Alasannya, keterangan tersebut diberikan di bawah tekanan dan pemerasan.
"Saya tarik semuanya. Karena memang pada dasarnya keterangan saya di dalam tekanan," tegasnya. Ia menilai oknum penyidik sengaja membuat skema yang menjadikannya sebagai aktor utama dalam kasus ini, padahal ia mengaku tidak terlibat.
Implikasi dan Kelanjutan Kasus Hukum
Pengakuan Ammar Zoni ini tentu menambah dimensi baru dalam proses hukum yang sedang berjalan. Tuduhan pemerasan oleh oknum penegak hukum di dalam Rutan merupakan hal serius yang perlu ditindaklanjuti. Sidang akan terus berlanjut untuk mengungkap kebenaran dari semua pihak yang terlibat.
Kasus ini menjadi sorotan publik mengenai proses hukum yang transparan dan bebas dari praktik pemerasan. Masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut dari sidang yang penuh kejutan ini.
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka