Inovasi Keamanan Warga: Ketua RT Tabung Gaji 7 Tahun untuk Wujudkan Ronda Malam Pakai Drone
Sebuah inovasi unik dalam sistem keamanan lingkungan (siskamling) lahir dari kepedulian seorang ketua RT di Gaum, Karanganyar. Muhammad Fajar (33), Ketua RT 22/RW 12, berhasil mewujudkan sistem "Ronda Terbang Malam" menggunakan drone setelah menabung gaji jabatannya selama tujuh tahun.
Latar Belakang dan Keresahan Warga
Gagasan menggunakan drone untuk ronda berangkat dari keresahan nyata. Pola hidup warga yang didominasi kaum milenial dan pekerja produktif seringkali menyisakan masalah: personel ronda berkurang drastis saat akhir pekan atau masa liburan panjang. Sistem ronda konvensional menjadi kurang optimal.
"Warganya dihuni oleh bapak-bapak milenial, sering tidak ada personel ronda ketika masa liburan," ujar Fajar, seperti dikutip dari Kompas.com. Keresahan ini ia jawab dengan tindakan nyata, bukan sekadar keluhan.
Pengorbanan 7 Tahun: Menabung Gaji Demi Keamanan Kampung
Tanpa sepengetahuan banyak warga, Fajar secara konsisten menyisihkan gajinya sebagai Ketua RT selama tujuh tahun. Dengan gaji sekitar Rp 2 juta per tahun, ia menabung sedikit demi sedikit dengan satu tujuan: membeli drone untuk kepentingan keamanan kampung.
"Sempat kepikiran ingin punya drone untuk kebutuhan kampung. Dari situ saya tabung," ungkapnya. Sebuah bentuk tanggung jawab dan dedikasi yang luar biasa terhadap amanah yang diembannya.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?