Barang Pribadi Pramugari Esther Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat IAT
Update Pencarian Hari Keempat di Gunung Bulusaraung
Tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah barang pribadi milik pramugari Esther Aprilita di lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros. Penemuan ini menjadi petunjuk penting dalam operasi pencarian hari keempat.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafii, mengonfirmasi bahwa barang-barang tersebut ditemukan di sekitar lokasi insiden pada pencarian hari ketiga, Senin (19 Januari 2026). Barang yang berhasil diidentifikasi antara lain dompet, KTP, buku harian (diary book), tablet, dan dokumen pramugari (AC Document) milik Esther Aprilita.
Dua Jenazah Telah Ditemukan, Pencarian Terus Dilakukan
Hingga laporan ini dibuat, Basarnas mengonfirmasi baru dua jenazah yang berhasil dievakuasi dari total 10 orang di dalam pesawat. Satu jenazah berjenis kelamin laki-laki dan satu lagi perempuan. Meski serpihan pesawat tersebar hingga radius 700 meter, kondisi jenazah yang ditemukan masih utuh memberikan harapan kepada tim SAR.
"Awalnya kami agak pesimis melihat reruntuhan pesawat yang tersebar jauh, tapi saat menemukan kondisi korban dalam kondisi utuh, kami sangat berharap bisa menemukan korban lainnya segera," ujar Syafii.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri