Kekecewaan memuncak saat Ratih mencoba menghubungi Denada untuk membahas rencana kuliah Ressa, namun tidak mendapat respons sama sekali. "Sakit hati saya nanya kuliah ke mbak (Denada) gak di baca, gak dikasih balesan apa-apa," ucap Ratih lirih.
Peran Nenek dan Kehidupan Ressa Saat Ini
Di tengah minimnya perhatian ibu kandung, justru Emilia Contessa, nenek kandung Ressa, yang lebih aktif. Ressa kerap diajak sang nenek berkeliling Pulau Jawa untuk kegiatan kampanye pemilihan legislatif, meski saat itu Ressa belum tahu bahwa Emilia adalah neneknya dan memanggilnya "Bunda".
Kini, Ressa memilih hidup mandiri. Ia pernah bekerja sebagai driver ojek online dan saat ini menjaga toko kelontong Madura untuk menyambung hidup.
Klaim Pemberian Mobil dari Denada Dibantah
Ratih juga membantah keras klaim pihak Denada yang menyebut pernah memberikan mobil kepada Ressa. Menurut Ratih, mobil itu hanya dipinjamkan dan kemudian diambil serta dijual kembali.
"Mobil itu cuma dipinjami diambil lagi, berarti kan gak ada terus dijual lagi," tegas Ratih menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri