Fakta Sebenarnya Diumumkan Ketua RW
Kebenaran terungkap setelah Ketua RW setempat, Rawapanjang, Kabupaten Bogor, memberikan klarifikasi. Menurutnya, Suderajat telah menempati rumah miliknya sendiri sejak tahun 2007, bukan mengontrak. Rumah tersebut adalah pemberian dari orang tuanya yang dibeli seharga Rp 40 juta pada tahun 2007, dan saat ini sedang mendapatkan bantuan perbaikan (rutilahu) karena kondisinya yang tidak layak huni.
Reaksi Kesal Dedi Mulyadi
Mendengar penjelasan Ketua RW, Dedi Mulyadi langsung merasa kesal dan menegur Jajat. "Babeh bilangnya ngontrak, bohong sih. Beh, kenapa sih babeh bohong terus?" ujar Dedi. Ia menekankan bahwa kebohongan itu bukan hanya masalah pribadi, tetapi juga merupakan dosa terhadap orang tua yang telah memberikan warisan rumah.
Dedi menambahkan, "Maksud saya, babeh gak boleh bohong. Gak apa-apa sama saya gak masalah, tapi babeh berdosa sama orang tuanya. Orang tuanya udah ngasih rumah tapi sama babeh bilangnya gak dikasih."
Penutup
Kasus ini menjadi tambahan cerita dari viralnya tukang es gabus Suderajat. Di balik simpati publik yang besar, ternyata terselip kebohongan yang akhirnya membuat sang Gubernur kecewa dan memberikan teguran keras.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri