Enrico Buka Suara: Trauma PTSD Denada Saat Ditanya Soal Ayah Kandung Ressa

- Selasa, 03 Februari 2026 | 07:25 WIB
Enrico Buka Suara: Trauma PTSD Denada Saat Ditanya Soal Ayah Kandung Ressa

Ia menambahkan, ekspresi Denada berubah menjadi campuran kesedihan dan kemarahan yang mendalam, seolah ada rasa sakit hati luar biasa yang tersimpan.

Pertanyaan Besar: Di Mana Tanggung Jawab Ayah Kandung?

Enrico menegaskan bahwa fokus seharusnya bukan pada Denada, melainkan pada pria yang menghamilinya kala itu. Ia merasa kecewa karena dalam podcast, yang diserang justru Denada sebagai korban.

"Ini yang menjadi kekecewaan saya yang luar biasa adalah, kalau di dalam podcast itu tante tahu siapa bapaknya, kenapa yang tante serang adalah malah keponakan sendiri... dia lah yang harusnya bertanggung jawab," tegas Enrico.

Pentingnya Perlindungan untuk Korban

Enrico berpendapat, seorang perempuan yang telah tersakiti sedemikian dalam semestinya mendapat perlindungan dari keluarga, bukan justru disudutkan. Logika keluarga, menurutnya, harusnya melindungi korban dan menuntut tanggung jawab dari pihak pria.

"Harusnya justru keponakan sendiri yang dilindungi... ada seorang ibu yang disakiti oleh seorang laki-laki, tapi kok yang dihujat yang diboikot yang ini," ucapnya dengan nada sedih.

Seperti diketahui, Denada telah mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Ia menjelaskan alasan membuang Ressa dahulu karena kondisi psikisnya yang sedang terguncang berat. Hingga saat ini, identitas ayah kandung Ressa masih menjadi misteri yang belum terungkap.


Halaman:

Komentar