Pemerintah memberikan sejumlah bantuan konkret untuk korban, antara lain:
- Bantuan dana siap pakai senilai Rp715.943.000.
- Percepatan penerbitan dokumen penting pengganti seperti sertifikat tanah, akta kelahiran, dan Kartu Keluarga (KK) yang hilang.
- Penyiapan rencana relokasi permanen ke lokasi yang lebih aman.
Rencana Relokasi ke Lahan Perhutani
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, memastikan warga terdampak akan direlokasi. Lahan milik Perhutani telah disiapkan sebagai lokasi hunian baru yang dinilai lebih stabil dan aman.
“Relokasi ini diharapkan menjadi solusi permanen agar warga tidak lagi terancam bencana serupa,” ujar Bupati Tegal. Proses ini menjadi fokus pemerintah demi menjamin keselamatan jangka panjang warga.
Kesimpulan
Penanganan darurat bencana tanah bergerak di Tegal masih terus berlangsung. Pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, memulihkan dokumen, dan menyiapkan hunian tetap. Keselamatan ribuan warga tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahap penanganan bencana ini.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI