Keterangan Koordinator Aksi dan Polisi
Koordinator aksi, Riski, membenarkan insiden itu bermula dari tindakan oknum petugas. "Tiba-tiba datang dari belakang, oknum polisi ini langsung menendang ban terbakar dan mengenai lima orang teman kami," tegas Riski.
Menanggapi video yang viral, pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Muna, Iptu M. Jufri, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa tindakan anggotanya dilakukan dalam situasi pengamanan dan tidak bermaksud melukai.
"Tujuan menyingkirkan objek yang berpotensi membahayakan keselamatan umum, baik bagi massa aksi maupun petugas," jelas Jufri. Menurutnya, petugas berusaha menyingkirkan benda berbahaya dari area publik demi menjaga keselamatan bersama.
Insiden ini kini menjadi sorotan publik setelah video aksi penendangan ban tersebut menyebar luas di media sosial.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?