Keterangan Koordinator Aksi dan Polisi
Koordinator aksi, Riski, membenarkan insiden itu bermula dari tindakan oknum petugas. "Tiba-tiba datang dari belakang, oknum polisi ini langsung menendang ban terbakar dan mengenai lima orang teman kami," tegas Riski.
Menanggapi video yang viral, pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Muna, Iptu M. Jufri, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa tindakan anggotanya dilakukan dalam situasi pengamanan dan tidak bermaksud melukai.
"Tujuan menyingkirkan objek yang berpotensi membahayakan keselamatan umum, baik bagi massa aksi maupun petugas," jelas Jufri. Menurutnya, petugas berusaha menyingkirkan benda berbahaya dari area publik demi menjaga keselamatan bersama.
Insiden ini kini menjadi sorotan publik setelah video aksi penendangan ban tersebut menyebar luas di media sosial.
Artikel Terkait
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka
Forklift Modern 2024: Tantangan, Peluang & Solusi Efisiensi Logistik Terbaru