Ipda Purnomo: Dari Mana Sumber Dana untuk Urus Ratusan ODGJ dan Bantu Guru PPPK?
Sosok Ipda Purnomo (46) viral berkat aksi kemanusiaannya yang terekam di media sosial. Dikenal sebagai Pak Pur, ia adalah pendiri Yayasan Berkas Bersinar Abadi yang aktif merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Tak hanya itu, polisi baik hati ini juga terkenal karena membantu 39 guru PPPK di Tuban dan seorang pemulung di Lamongan. Lantas, dari mana sumber dana untuk semua aksi sosialnya?
Awal Mula Kepedulian Ipda Purnomo pada ODGJ
Awal kisahnya dimulai saat Ipda Purnomo bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Banaran, Lamongan. Ia tergerak menolong setelah melihat kondisi ODGJ yang terlantar. Dukungan penuh dari sang istri, Lilik Ika Wahyuni, membuatnya konsisten menekuni kegiatan sosial ini selama hampir sembilan tahun.
Sumber Dana Awal: Tunjangan dan Uang Pribadi
Pada awalnya, Ipda Purnomo mengandalkan tunjangan sebagai anggota kepolisian dan uang pribadi untuk membiayai kegiatan sosialnya, termasuk merawat ODGJ yang ia temui. Kendala seperti penolakan rumah sakit karena tidak ada identitas keluarga mendorongnya untuk mencari solusi lebih permanen.
Berdirinya Yayasan Berkas Bersinar Abadi
Atas saran istri, Ipda Purnomo akhirnya mendirikan Yayasan Berkas Bersinar Abadi secara resmi. Ia mengurus perizinan kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Kesehatan setempat. Yayasan inilah yang kini menjadi wadah resmi untuk merawat 395 ODGJ.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri