Firaun Lainnya dengan Berbagai Penyakit
- Amosis: Menderita rematik dan penyakit keturunan darah yang tidak bisa membeku (hemofilia?), sehingga tidak dikhitan.
- Thutmosis I: Mengalami patah pinggul.
- Amenhotep II: Leher, pundak, dan tubuhnya penuh benjolan.
- Nefertari: Memiliki gigi dengan bentuk tidak keruan dan kepala setengah botak yang ditutupi rambut palsu.
- Amenhotep IV (Akhenaten): Mengalami gangguan perkembangan seksual, bertubuh muda namun gendut.
- Spitah: Kaki kecil sebelah akibat lumpuh di masa kanak-kanak.
- Amenhotep III: Meninggal karena cacar dan menderita hernia.
Penemuan Misterius dalam Mumi
Selain penyakit, sinar-X juga mengungkap benda-benda tak terduga dalam pembalutan mumi:
- Amenhotep I: Masih mengenakan jimat di tangan kanan dan kalung mutiara di pinggul.
- Yuya: Ditemukan lempengan emas penutup irisan perut di bawah pembalut.
- Ratu Nodjmet: Memiliki mata buatan, otak yang diawetkan, dan empat patung penjaga di rongga dada.
Misteri Thutmosis I dan Pendeta Wanita Makare
Kerangka dalam mumi Thutmosis I menunjukkan struktur tulang pria berusia 18-20 tahun, padahal sejarah mencatat ia meninggal sekitar usia 50 tahun. Hal ini menimbulkan teka-teki: apakah terjadi pertukaran mumi, atau ada kelainan pertumbuhan tulang yang parah.
Kisah lain yang unik adalah tentang Pendeta Wanita Makare. Dalam peti muminya ditemukan mumi kecil yang diduga bayinya. Namun, sinar-X membuktikan bahwa "bayi" tersebut sebenarnya adalah mumi kera betina.
Penelitian terhadap mumi Firaun ini tidak hanya mengungkap sejarah medis, tetapi juga membuka wawasan baru tentang kehidupan, kematian, dan praktik penguburan di peradaban Mesir kuno yang megah.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?