Video yang diunggah di akun @marthin.making ini telah ditonton lebih dari 16 juta kali. Netizen ramai berkomentar, banyak yang fokus pada sosok Adit, teman si bocah.
"Adit yang pegang pintu surga," tulis seorang netizen. Ayah si bocah pun menjawab dengan humor, "Adit titisan Simon Petrus mungkin."
Kolom komentar juga dipenuhi cerita-cerita serupa dari netizen lainnya. Salah satu komentar bercerita, "Anak aku tantrum minta dibelikan baju Koko, peci, sama sarung, dia mau shalat tarawih woy... inget nak, kita kristen."
Komentar lain menambah, "Jadi keinget ade gua pas magrib disamperin sama temennya buat ngaji magriban, terus dibilang mama gua 'kita kristen', terus disautin sama temennya 'dari kapan kristen bukannya kemarin islam'."
Momen Ramadan Core yang Mempererat Persahabatan
Fenomena yang sering disebut "Ramadan core" ini kerap muncul di media sosial. Video-video seperti ini menunjukkan bagaimana semangat Ramadan bisa dirasakan dan diikuti oleh siapa saja, termasuk anak-anak dari agama lain, dengan cara yang polos dan menghangatkan hati.
Kisah ini bukan tentang perbedaan, tetapi justru menunjukkan keindahan toleransi dan persahabatan di Indonesia. Orang tua yang memahami, membiarkan anaknya belajar tentang keragaman, dan teman yang dengan polos mengajak bersilahturahmi, menjadi contoh nyata hidup rukun dalam keberagaman.
Artikel Terkait
Rendy Brahmantyo Terduga Pelaku Pemerkosaan Cinta Ruhama Amelz: Kronologi, Bantahan & Fakta Terbaru
Sopir Toyota Calya Diamuk Massa di Jakpus, Akui Kabur Karena Tak Punya SIM dan STNK
Komisi III DPR Sesalkan Kasus Guru Honorer Probolinggo: Kronologi & Alasan Dihentikan
Ibu Tiri Tersangka Penganiayaan NS di Sukabumi Seret Ayah Kandung, Ini Pengakuan dan Bantahannya