Setelah menguasai markas KKB di Nabire, aparat melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti penting:
- 561 butir amunisi berbagai kaliber untuk senjata laras panjang dan pendek.
- 10 magazin senjata api jenis SS1 dan AK-101.
- 12 unit telepon genggam dan 5 unit handy talky (HT).
- Uang tunai sebesar Rp79.900.000 yang diduga terkait aktivitas kelompok.
Dua dari telepon genggam yang disita menjadi perhatian khusus. Satu diduga milik anggota Brimob yang gugur, dan satu lagi diduga milik petugas keamanan dalam insiden pembakaran pos PT Kristalin di Nabire.
Imbauan kepada Masyarakat
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. "Jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Penegakan hukum ini untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban," tegasnya.
Operasi penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri masih terus dilakukan. TNI-Polri menegaskan operasi penegakan hukum akan dilanjutkan secara terukur dan profesional untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI