Antrean BBM Panjang: DPR Desak Pemerintah Jujur Soal Stok dan Distribusi

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 01:25 WIB
Antrean BBM Panjang: DPR Desak Pemerintah Jujur Soal Stok dan Distribusi

Antrean BBM Meluas, DPR Minta Pemerintah dan Pertamina Jujur Soal Kondisi Stok

Multaqomedia.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, mendesak pemerintah dan PT Pertamina (Persero) untuk bersikap jujur dan transparan mengenai kondisi real ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di masyarakat. Desakan ini muncul menyusul fenomena antrean panjang di berbagai daerah yang dinilai tidak semata-mata disebabkan panic buying.

Bukan Hanya Panic Buying, Banyak SPBU Dilaporkan Kosong

Mufti Anam menegaskan, klaim bahwa antrean panjang hanya akibat kepanikan masyarakat merespons konflik Timur Tengah tidak sepenuhnya tepat. Faktanya di lapangan, banyak SPBU yang justru kehabisan stok dan terpaksa menutup layanan sementara.

"Jika penyebabnya hanya panic buying, stok di tangki SPBU seharusnya masih ada. Kenyataannya, banyak yang kosong. Ini menunjukkan ada masalah pada sisi suplai atau distribusi," ujar Mufti, Jumat (6/3/2026).

Pemerintah Diminta Buka Data dan Jelaskan Masalah Distribusi

Mufti mendesak pemerintah untuk tidak menutup-nutupi kondisi sebenarnya. Jika stok nasional dinyatakan aman tetapi distribusi tersendat, pemerintah wajib menjelaskan titik masalahnya. Sebaliknya, jika ada tekanan pasokan global, hal itu harus diakui secara terbuka disertai langkah mitigasi yang jelas.

"Kejujuran pemerintah penting. Ketika rakyat melihat SPBU tutup dan antri berjam-jam, sementara pernyataan resmi mengatakan aman, kepercayaan masyarakat justru bisa terkikis," tegasnya.


Halaman:

Komentar