Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memberikan kepastian kepada publik. Pemerintah akan mempertahankan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tanpa kenaikan setidaknya hingga periode Lebaran 2026.
"Saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa khawatir, karena sampai dengan hari raya ini Insyaallah tidak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi," tegas Bahlil di Jakarta.
Strategi Jangka Panjang: Percepat Mandatori B50 dan E20
Sebagai langkah strategis dan efisiensi jangka panjang, pemerintah berencana mempercepat implementasi mandatori B50 (50% biodiesel) dan penerapan E20 (20% etanol).
Kebijakan pencampuran bahan bakar nabati (biofuel) ini dinilai lebih ekonomis di tengah tingginya harga minyak fosil dunia. Bahlil menegaskan bahwa blending dengan bahan nabati merupakan solusi biaya yang lebih murah.
"Kalau harga minyak fosil bisa melampaui 100 dolar AS per barel, maka (blending) itu lebih murah," pungkasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berupaya melindungi masyarakat dari gejolak harga energi global sekaligus membangun fondasi menuju kemandirian energi berbasis sumber daya terbarukan.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri