"Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang. Pemerintah berharap perbaikan tersebut dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa," tambah Dony.
Klaim SPPG Soal Lele Marinasi dan Cakupan Penerima Manfaat
Kasus ini berawal dari video viral yang menunjukkan menu MBG berisi lele mentah di sebuah sekolah di Pamekasan pada Senin (9/3). Menanggapi hal itu, Ahli Gizi SPPG setempat, Fikri Kuttawakil, memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu memiliki pertimbangan gizi dan ketahanan pangan.
“Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari,” jelas Fikri.
SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani 3.329 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa berbagai jenjang pendidikan (PAUD hingga SMA/SMK), tenaga pendidik, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri