Rumah Dinas Bais TNI Diduga Jadi Markas Perencanaan Serangan ke Aktivis KontraS Andrie Yunus
Jakarta - Sebuah rumah dinas milik Badan Intelijen Strategis TNI (Bais TNI) di Jakarta Selatan diduga kuat menjadi lokasi perencanaan operasi penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
TAUD Desak Pemeriksaan Menyeluruh Terhadap Penghuni Rumah
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendesak agar dilakukan pemeriksaan lengkap terhadap semua penghuni dan petugas di rumah dinas Bais TNI tersebut. Muhamad Isnur, perwakilan TAUD, menegaskan bahwa setiap orang di lokasi, mulai dari office boy, penjaga keamanan, hingga cleaning service, berpotensi menjadi saksi kunci.
"Pemeriksaan mutlak diperlukan untuk mengungkap kebenaran, apakah operasi penyerangan terhadap Andrie Yunus benar direncanakan di sana. Semua pihak dan aktivitas di dalamnya harus diungkap," tegas Isnur pada Selasa, 31 Maret 2026, usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR.
Profil dan Kondisi Misterius Rumah Dinas di Panglima Polim III
Rumah dinas yang dimaksud berlokasi di Jalan Panglima Polim III Nomor 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bangunan ini disebut memiliki kondisi yang mencolok dan tertutup dibandingkan sekitarnya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri