Episenter gempa terletak di koordinat 1,25 derajat Lintang Utara dan 126,27 derajat Bujur Timur. Pusat gempa berada di laut pada jarak 129 kilometer sebelah tenggara Kota Bitung dengan kedalaman 33 kilometer.
BMKG menganalisis bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas deformasi kerak bumi. Mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan naik (thrust fault).
Dampak dan Kerusakan Awal
Guncangan kuat turut dirasakan hingga Kota Ternate, Maluku Utara, dan menyebabkan sejumlah kerusakan. Laporan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan terjadi kerusakan pada bangunan di Kecamatan Pulau Batang Dua.
Salah satu bangunan yang terdampak adalah Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi. Beberapa rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Menyusul kejadian gempa dan fenomena air laut yang surut, banyak warga yang memilih mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi tsunami. Situasi masih terus dipantau oleh pihak berwenang, dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada.
Artikel Terkait
3 Personel TNI Kontingen Garuda UNIFIL Terluka di Lebanon: Kronologi Serangan Terbaru
Perawat RSUD Datu Beru Dipecat Usai Viral Joget TikTok di Ruang Operasi: Kronologi Lengkap
Petarung MMA Belda Brig Sando Piting Turis Rusia di Bali yang Diduga Melecehkan Wanita: Kronologi Lengkap
Quran.com Copot Mishary Alafasy: Analisis Lengkap Penyebab Kontroversi Komentar Politiknya