"Pria itu telah minum-minum, mengganggu wanita lokal, berjalan di tengah jalan raya, dan menampar orang di tempat umum sebelum konfrontasi terjadi," ujar Sando. Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk bertindak didasari oleh pembelaan terhadap teman wanitanya yang disentuh secara tidak pantas.
Reaksi Warga dan Pujian dari Netizen
Kejadian ini menarik perhatian banyak warga yang berkumpul. Beberapa berusaha menenangkan situasi sementara Sando masih mengendalikan pria Rusia tersebut. Setelah sadar, turis itu langsung dibantu oleh warga.
Video aksi Sando menuai pujian luas dari netizen. Banyak komentar yang mengapresiasi sikapnya membela orang lain dari pelecehan. Salah satu komentar netizen berbunyi, "Kau tahu apa yang mengagumkan? Pria yang membela orang lain ketika situasi tidak benar." Komentar lain menambahkan, "Hore! Berhentilah membiarkan orang tidak menghormati kita terutama di negara kita sendiri!"
Imbauan Menjaga Sikap di Tanah Wisata
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat mengenai penanganan lebih lanjut terhadap turis tersebut. Insiden viral ini kembali mengingatkan pentingnya bagi setiap wisatawan untuk menjaga sikap, menghormati norma, dan keselamatan masyarakat lokal saat berkunjung ke Bali.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri