Respons Jokowi dan Prabowo Terhadap Pujian Trump dan Isu Bantuan 17 Triliun ke BoP
Donald Trump baru-baru ini memuji Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington, D.C. Pujian ini diberikan atas ketegasan dan kontribusi aktif Indonesia dalam mendorong perdamaian global. Indonesia disebut tidak hanya sebagai anggota, tetapi juga inisiator berdirinya forum tersebut.
Namun, kabar bahwa Indonesia berencana menyumbangkan dana sekitar 17 triliun Rupiah untuk langkah-langkah politik Trump di Timur Tengah melalui BoP menuai kontroversi. Di dalam negeri, kebijakan ini mendapat protes keras, terutama dari publik Muslim dan para tokoh ulama.
Protes Publik dan Kekhawatiran di Tengah Konflik Iran-Israel
Protes muncul karena keanggotaan Indonesia di BoP dinilai sebagai bentuk dukungan tidak langsung kepada Israel dan Amerika Serikat dalam konflik melawan Iran. Hal ini dianggap bertolak belakang dengan dukungan tradisional Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Uniknya, beberapa negara NATO juga menghadapi penolakan publik yang serupa.
Posisi Diplomatis Jokowi dan Sinyal ke Prabowo
Mantan Presiden Jokowi menunjukkan kekhawatiran serius melalui langkah-langkah diplomatis. Ia mengaku telah berdialog langsung dengan Pemimpin Uni Emirat Arab, Mohamed bin Zayed (MBZ), mengenai potensi perang panjang antara Iran dan Israel-AS. Kekhawatiran ini semakin nyata setelah Kunjungan Duta Besar Iran ke kediaman Jokowi di Solo.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI