Menjelang akhir hayatnya, Hou dilaporkan memindahkan seluruh kekayaannya yang mencapai 300 juta yuan (sekitar Rp731 miliar) kepada Liyuan. Alasannya, ia ingin menjamin kehidupan istri muda dan anak kecilnya setelah ia tiada.
Keputusan ini bukan tanpa sebab. Sebelum menikah, Hou bahkan telah meminta Liyuan menandatangani perjanjian pranikah karena kekhawatiran anak-anaknya dari pernikahan sebelumnya mengenai pembagian warisan.
Reaksi Keluarga dan Tanggapan Warganet
Keputusan Hou menuai penolakan keras dari mantan istri dan anak-anaknya. Situasi ini juga ramai diperbincangkan warganet.
Sebagian netizen memihak anak-anak dari mantan istri, dengan komentar seperti, "Benar kata orang, jika punya ibu tiri, maka akan ada ayah tiri juga," yang mengkritik sikap Hou.
Di sisi lain, banyak juga yang memahami keputusan Hou. Seorang netizen berkomentar, "Wajar jika seseorang meninggalkan uang kepada orang yang benar-benar merawat mereka di masa sakit."
Kisah ini menyisakan pertanyaan kompleks tentang cinta, kesetiaan, keadilan, dan dinamika keluarga dalam pembagian harta warisan yang nilainya sangat besar.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?