“Tetapi tentunya kami harus melakukan inovasi karena kebutuhan plastik ini pelan-pelan harus dikurangi, harus ada substitusinya. Kalau kondisinya tetap seperti ini, pasti akan menjadi beban,” jelasnya.
Solusi Tradisional: Kembali ke Daun Pisang
Sebagai solusi praktis dan ekonomis, Pramono Anung menyarankan penggunaan kemasan tradisional. Salah satu alternatif yang dianjurkan adalah daun pisang, yang dinilai lebih ramah lingkungan dan mampu menekan biaya pengemasan secara signifikan.
“Maka untuk itu ya kita kadang-kadang harus kembali ke cara tradisional, pakai bungkus daun pisang dan sebagainya,” imbau Pramono.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meringankan beban biaya UMKM di tengah kenaikan harga plastik, tetapi juga sejalan dengan gerakan mengurangi sampah plastik sekali pakai dan mendukung ekonomi sirkular.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?