Kedua pelaku berinisial HR (28) dan FU (36). Salah satunya, HR, diketahui merupakan atlet Mixed Martial Arts (MMA) nasional. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Maluku Tenggara untuk mengungkap motif dan peran masing-masing.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, membenarkan kejadian ini. "Pelaku mendekati korban dan langsung melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau. Setelah itu pelaku melarikan diri," ujarnya.
Motif dan Konflik Masa Lalu dengan John Kei
Kasus ini mengingatkan pada konflik lama antara Nus Kei dan John Kei yang sempat mencuat pada 2020. Saat itu, Nus Kei disebut menjadi target penyerangan terkait persoalan pembagian uang hasil penjualan tanah di Ambon. Konflik itu bahkan berujung pada aksi kekerasan dan percobaan pembunuhan terhadap Nus Kei di Cipondoh, Tangerang.
Polisi masih mendalami motif penikaman terbaru ini. "Penanganan kasus ini dilakukan secara cepat dan terukur. Kami masih mendalami motif," kata Rositah.
Imbauan Polisi dan Situasi Keamanan
Polda Maluku memastikan proses hukum akan berjalan profesional dan transparan. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban dan simpatisan Partai Golkar, untuk tidak terprovokasi dan mempercayakan proses hukum kepada Polri.
"Kami mengimbau untuk menahan diri dan jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi," tegas Rositah. Ia juga memastikan situasi keamanan di Maluku Tenggara pasca-kejadian tetap aman dan kondusif.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri