Penkopassus menilai informasi hoaks ini sengaja disebarluaskan oleh pihak tertentu dengan tujuan tertentu.
Kronologi Hoaks yang Beredar di Threads
Kabar ini pertama kali mencuat dari unggahan akun Threads @retailman69. Narasi yang dibangun mengklaim insiden bermula dari pertemuan Djon Afriandi dengan Presiden Prabowo yang dijadwalkan 30 menit.
Disebutkan, Djon diminta menunggu 20 menit oleh protokoler, sehingga mempersingkat waktu pertemuan. Presiden Prabowo dikabarkan menegur keras karena Djon tidak segera masuk. Setelah pertemuan, Djon disebut keluar dalam kondisi emosi dan menemui seorang ajudan Presiden yang dijuluki "bunted".
Ajudan yang diklaim berasal dari Kopassus dan junior Djon tersebut, diduga Teddy Indra Wijaya, lalu diklaim langsung ditampar. Narasi inilah yang secara resmi telah dibantah oleh Penkopassus sebagai informasi palsu.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri