Hal ini kontras dengan penuturan siswa yang menyebut menu sehari-hari biasanya jauh dari kata enak dan layak, hanya berisi telur, ayam, atau ikan saja.
Bantahan dari Koordinator Wilayah BGN
Menanggapi viralnya isu ini, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Nabire membantah bahwa penyusunan menu terkait dengan kunjungan Wapres Gibran. Pihaknya menegaskan bahwa menu disusun murni untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa dan menerapkan prinsip gizi seimbang.
Ia juga menekankan bahwa penyajian yang rapi dengan wadah stainless dan komposisi makanan yang lengkap adalah bagian dari standar pelayanan yang berusaha diterapkan.
Kejadian ini menyoroti pentingnya konsistensi dan transparansi dalam pelaksanaan program pemerintah seperti MBG, agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh siswa setiap harinya, bukan hanya pada momen-momen tertentu.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?