Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI Bahas Izin Lintas Udara Jet Tempur AS: Ini Analisis dan Saran untuk Pertahanan Negara

- Jumat, 24 April 2026 | 12:50 WIB
Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI Bahas Izin Lintas Udara Jet Tempur AS: Ini Analisis dan Saran untuk Pertahanan Negara

Sebelumnya, Rico juga menanggapi beredarnya informasi mengenai surat perjanjian antara Indonesia dan Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa AS memiliki kebebasan penuh untuk melintasi wilayah udara Indonesia. Menurut Rico, setiap skema rencana kerja sama bidang pertahanan dengan negara lain telah diperhitungkan secara matang dan harus memberikan keuntungan bagi Indonesia.

Skema kerja sama tersebut, lanjut Rico, harus menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dan sejalan dengan hukum nasional serta internasional yang berlaku. Apabila skema kerja sama dinilai tidak menguntungkan Indonesia, pemerintah berhak menolak dan memegang kendali penuh atas wilayah kedaulatan negara.

"Setiap kemungkinan pengaturan tetap menjamin kewenangan penuh Indonesia untuk menyetujui atau menolak setiap aktivitas di ruang udara nasional," tegas Rico.

Menanggapi informasi surat perjanjian yang beredar di masyarakat, Rico menegaskan bahwa dokumen tersebut belum bersifat final karena masih dalam tahap pembahasan. "Dokumen tersebut bukan merupakan perjanjian final, belum memiliki kekuatan hukum mengikat, serta belum dapat dijadikan dasar kebijakan resmi Pemerintah Republik Indonesia," jelasnya.

Oleh karena itu, Rico berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar. Dalam surat perjanjian tersebut, tercantum beberapa poin kesepakatan antara Indonesia dan Amerika Serikat, salah satunya adalah pembukaan izin penerbangan lintas wilayah udara secara menyeluruh untuk pesawat-pesawat AS guna keperluan operasi darurat, penanggulangan krisis, dan kegiatan latihan yang disepakati bersama.


Halaman:

Komentar