Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa tim Basarnas Special Group terus bekerja maksimal. "Update jumlah korban kecelakaan kereta api tadi malam: 7 orang meninggal dunia, 81 orang luka-luka dan dirawat, serta 3 orang masih terperangkap di dalam kereta," jelas Bobby.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin malam, 27 April 2026, pukul 20.52 WIB. Proses evakuasi berlangsung tanpa henti hingga keesokan harinya. "Evakuasi dari kereta Bromo Anggrek telah selesai untuk 12 gerbong. Selanjutnya, kami fokus pada evakuasi lokomotif dengan koordinasi bersama Basarnas, mengutamakan kehati-hatian dan keselamatan korban yang masih terjebak," pungkasnya.
Artikel Terkait
Putusan PTUN Batalkan Sanksi Etik UI: Jimly Asshiddiqie Sebut Hakim Tak Paham Batas Hukum dan Otonomi Akademik
Said Didu Jenguk Roy Suryo dan Dokter Tifa di Polda Metro Jaya, Begini Kondisi Terbaru Kedua Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda Usai Cek Kesehatan, Kondisi Lemas Usai Diperiksa di RS Polri
Refly Harun Murka! Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksa Pakai Rompi Oranye, Dianggap Kriminal