Panas Mendidih Landa Jabodetabek, BMKG Ungkap Faktor Pemicu Suhu Ekstrem
Cuaca panas menyengat melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dalam beberapa hari terakhir. Suhu terik ini membuat banyak masyarakat bertanya-tanya tentang penyebab utamanya. Berdasarkan data dari aplikasi Google Weather, suhu di Jakarta pada Minggu (26/4) dan Senin (27/4) menembus angka di atas 30 derajat Celsius. Namun, suhu yang dirasakan oleh tubuh mencapai 34 hingga 35 derajat Celsius.
BMKG Konfirmasi Suhu Maksimum Capai 36 Derajat Celsius
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan resmi terkait fenomena cuaca panas ini. Prakirawan cuaca BMKG, Rira Damanik, menyatakan bahwa suhu maksimum terpantau mencapai 35 hingga 36 derajat Celsius, terutama di kawasan Jakarta Utara dan sekitarnya. "Dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca cerah mendominasi sejak pagi hingga siang hari, sehingga suhu terasa cukup terik," ujar Rira.
Faktor Pemicu Suhu Panas di Jabodetabek
BMKG mengungkapkan bahwa kondisi panas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, posisi Matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa menyebabkan intensitas penyinaran Matahari di wilayah Indonesia mencapai titik maksimum. Kedua, minimnya tutupan awan memperparah kondisi suhu panas. Langit yang cenderung cerah membuat radiasi Matahari langsung mencapai permukaan Bumi tanpa hambatan signifikan.
Artikel Terkait
Jasa Raharja Pastikan Santunan Rp90 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Kisah Pilu Ristuti Kustirahayu: Korban Tewas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Polda Sumsel Buru 4 DPO Jaringan Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang, Sita 220 Kg Ganja Kering
Green SM Matikan Kolom Komentar Usai Klarifikasi Tabrakan Commuterline, Publik Soroti Tak Ada Kata Maaf