Menanggapi viralnya video tersebut, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyampaikan permohonan maaf resmi kepada masyarakat atas perilaku anggotanya. Ia menegaskan bahwa DPRD Jember akan mengambil langkah tegas secara kelembagaan terhadap Achmad Syahri As Siddiqi sesuai aturan yang berlaku.
"Kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga DPRD. Kita tegur karena tidak menerapkan kedisiplinan serta attitude maupun etika ketika di ruang rapat," ujar Ahmad Halim dalam pernyataannya.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh anggota dewan untuk selalu menjaga etika dan profesionalisme saat menjalankan tugas, khususnya dalam agenda resmi yang berkaitan dengan kepentingan publik. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri