"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do..." tulis Indri dalam status WhatsApp-nya.
Ia juga menegaskan bahwa setelah melalui perdebatan panjang antara peserta dan dewan juri, sekolah tersebut tetap keluar sebagai pemenang.
"Jawaban sapujagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seolah2 jawaban tersebut benar. Sekolah yg menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tsb yg menang. Semoga ada jalan utk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara," sambungnya.
Tak hanya soal kemenangan, publik juga menyoroti bagian lain dari status WhatsApp Indri yang mengungkapkan rencana untuk membuka endorse. Rencana ini muncul setelah kontroversi yang ditimbulkan membuat banyak warganet mencari informasi tentang dirinya, termasuk soal harta kekayaan.
"Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gw yg tersebar makin bikin shock banyak orang. Hayooo yg iri makin panas, ngeledakin gw ga akan bikin gw jatuh. At the end, u will always have me kata misua," tulis Indri.
Hingga berita ini diturunkan, Indri Wahyuni belum memberikan klarifikasi resmi atau permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan. Warganet pun masih terus menunggu respons dari pihak terkait.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri