Hingga Kamis (14/5/2026), video tersebut sudah ditonton 390 ribu kali. Ratusan warganet ikut meramaikan dengan berbagai komentarnya, termasuk ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa korban.
Penjelasan Lurah Setempat
Lurah Pasir Jaya Rizki Dwi Nugraha mengatakan, korban digigit ular pada Selasa (12/6/2026) sekira pukul 23.00 WIB. Identitas korban meninggal UZS (18) dan H (21), yang kritis.
“Nah dia itu tidak sengaja melihat ular. Si ular ini langsung macok (matuk) agresif,” katanya. Rizki melanjutkan, kedua korban sempat pulang ke rumah. Tidak lama kemudian bisa ular mulai bereaksi. “Sempet pulang. Lalu ada gejala seperti dehidrasi baru dibawa ke rumah sakit. Sudah pucat, mungkin racunnya baru masuk subuh infonya," lanjutnya.
Keterangan Ibu Korban
Ibu UZS, Aye (47) menceritakan detik-detik anaknya meninggal dunia. Ia awalnya tidak mengetahui sang anak digigit ular. Semua bermula saat Aye hendak membangunkan korban karena hendak ada keperluan ke sekolah.
"Tapi, kok gak bangun-bangun. Matanya juga gak melek-melek terus kaya sesak nafas gitu," ucapnya. Ia kemudian mendapatkan informasi anaknya digigit ular dari tetangga. Singkat cerita, Aye membawa anaknya ke rumah sakit. Akan tetapi takdir berkata lain, UZS dinyatakan meninggal dunia.
“Waktu dibawa keluar dari RS UMMI taunya itu kata dokter udah gak ada. Waktu saya isi berkas kan dokter bilang ke saya. Katanya ini mah udah gak ada (meninggal). Saya pasrah aja,” ucapnya. UZS kini sudah dimakamkan di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Artikel Terkait
Mahasiswa Semarang Gelapkan 40 Motor Demi Gaya Hidup Mewah dan Main Michat
Raffi Ahmad Minta Pendampingan Hukum Hotman Paris Usai Namanya Diseret di Sidang Blueray Cargo
Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama ke Kejagung: Bisakah Mantan Wakil Kepala BGN Jadi Justice Collaborator?
Roy Suryo P21: Analisis Hukum Kewenangan Polisi Umumkan Status Berkas Perkara