"Setrum di sini (paha), karena gua bagian terakhir," ucap Andre.
Andre juga memeragakan bagaimana para aktivis Global Sumud Flotilla dipaksa bersujud dengan tangan terikat dalam posisi yang sangat menyakitkan. "Kepala kita itu tuh harus kayak gini nih (sujud). Udah enggak kuat, gua udah enggak kuat," katanya.
Sebagai informasi, sembilan WNI yang mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza bersama Global Sumud Flotilla kini telah tiba di Istanbul, Turki. Mereka sebelumnya diculik dan ditahan oleh tentara Zionis Israel.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengutuk keras tindakan penyiksaan yang dilakukan tentara Israel terhadap para WNI tersebut. Ia menegaskan bahwa perlakuan tersebut tidak manusiawi dan melanggar hukum internasional.
"Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan Israel terhadap WNI selama masa penahanan," kata Sugiono melalui akun Instagram resminya.
Sugiono mengonfirmasi bahwa sembilan WNI telah tiba dengan selamat di Turki pada Kamis (21/5/2025) setelah dibebaskan dari Israel. Saat ini, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke Indonesia.
"Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan lancar sehingga mereka dapat kembali dengan selamat dan sesegera mungkin," tutup Sugiono.
Artikel Terkait
Telkom University PTS Terbaik Versi Webometrics 2026, Ini Strategi Digitalnya
Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500 di 2027 Masih Realistis, Ini PR Besar Pemerintah
Presiden Prabowo Panggil Menteri Ekonomi dan Danantara Bahas Pelemahan Rupiah
Anak Ahmad Bahar Ngaku Diancam Pakai Pistol oleh Hercules saat Diinterogasi GRIB Jaya