Menurut sang ibu, respons anaknya itu muncul secara spontan setelah mendengar potongan pidato Prabowo. Ia menyebut sang anak sempat merasa senang ketika mendengar kata “guru”, sebelum akhirnya kecewa setelah mengetahui ucapan tersebut diralat menjadi “hakim”.
“Ini adalah reaksi spontan Sabiq yang bahagia selama beberapa detik namun berakhir kecewa. Melihat realita dunia pendidikan sekarang, semoga Indonesia bisa lebih mengutamakan pendidikan, di mana guru-guru menjadi konsentrasi utama untuk disejahterakan sehingga generasi emas Indonesia bisa terwujud,” tulis sang ibu dalam keterangan unggahan video tersebut.
Video itu pun viral dan menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang menilai ucapan bocah tersebut sederhana, namun menggambarkan harapan masyarakat agar kesejahteraan guru, terutama guru honorer dan tenaga pendidik di daerah, mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah.
Diketahui, Prabowo sebelumnya mengaku bangga atas laporan yang menyebut penghasilan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia lebih tinggi dibandingkan Ketua Mahkamah Agung Singapura. Selain itu, gaji hakim junior di Indonesia disebut juga lebih tinggi dibandingkan Malaysia.
“Saya sekarang bangga karena laporan Ketua Mahkamah Agung kita penghasilannya lebih tinggi dari Ketua Mahkamah Agung Singapura. Dan juga hakim paling junior kita gajinya lebih tinggi dari hakim junior di Malaysia,” ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan, kenaikan gaji hakim dilakukan sebagai bagian dari upaya membersihkan institusi peradilan agar para hakim tidak mudah disuap.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?