Ia menambahkan bahwa pembebasan para WNI ini tidak lepas dari izin Allah SWT serta koordinasi dan negosiasi yang dilakukan oleh berbagai pihak. "Berkat izin Tuhan Yang Maha Kuasa, serta upaya koordinasi dan negosiasi yang intensif, kita berhasil mengembalikan saudara-saudara kita dan peserta GSF 2.0 lainnya," tuturnya.
Sugiono juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pembebasan. "Terima kasih kepada Bapak Presiden atas arahannya, kepada para pimpinan dan anggota Komisi I DPR, Global Peace Convoy Indonesia, serta secara khusus kepada pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir yang telah memberikan bantuan signifikan," ucap Sugiono.
Diketahui, kesembilan WNI tersebut terbang dari Istanbul, Turki pada Sabtu (23/6/2026) malam. Sebelumnya, mereka sempat ditangkap oleh militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.
Berikut adalah daftar sembilan WNI yang berhasil dibebaskan: Thoudy Badai, Rahendro Herubowo, Bambang Noroyono, Andre Prasetyo Nugroho, Andi Angga, Herman Budiyanto Sudarsono, Ronggo Wirasano, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri