MULTAQOMEDIA.COM - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyoroti kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai tengah berada di bawah tekanan serius. Pernyataan ini disampaikan dalam amanat upacara Hari Lahir Pancasila di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2026).
Hasto mengungkapkan bahwa defisit transaksi berjalan dan keseimbangan primer yang negatif menjadi sinyal peringatan bagi perekonomian nasional. Ia mempertanyakan apakah demokrasi politik dan ekonomi saat ini telah benar-benar menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sesuai cita-cita Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?