Demo Monas: PMKRI Pasang Foto Prabowo Gibran di Salib Merah, Simbol Dua Pendosa

- Rabu, 17 Juni 2026 | 12:00 WIB
Demo Monas: PMKRI Pasang Foto Prabowo Gibran di Salib Merah, Simbol Dua Pendosa

Kritik Tajam PMKRI Terhadap Kegagalan Pemerintahan Prabowo Gibran

PMKRI Jakarta Pusat menilai duet kepemimpinan nasional saat ini belum berhasil menyelesaikan problem mendasar yang mencekik kehidupan masyarakat kecil. Mulai dari stabilitas ekonomi hingga masalah struktural yang tak kunjung usai.

"Kenapa mereka berdosa? Karena Prabowo dan Gibran merupakan pucuk tertinggi kepemimpinan di negara, tidak mampu menjawab persoalan rakyat, tidak mampu membawa masyarakat miskin menaikkan kelasnya, tidak mampu mempersoalkan problem-problem struktural yang ada di negara," ucap Yohanes.

Harapan Pertobatan di Balik Aksi Pasang Foto Prabowo Gibran di Salib Merah

Meski melayangkan kritik keras, massa mahasiswa mengaku masih menaruh harapan besar agar pemerintah mau berbenah diri. "Dua orang dalam kisah penyaliban Yesus Kristus mampu mempertobatkan dirinya. Tetapi Prabowo dan Gibran yang hari ini kami angkat sebagai orang berdosa, tidak mampu bertobat, tidak menginginkan pertobatan," katanya.

"Oleh karena itu kami dari PMKRI Cabang Jakarta Pusat hadir untuk dapat mempertobatkan mereka agar kebijakan ke depannya mampu menyelesaikan segala persoalan negara dan rakyat," sambungnya.

Desakan Reformasi Total Partai Politik

Aksi pasang foto Prabowo Gibran di salib merah ini menjadi alarm keras bagi jalannya roda pemerintahan. PMKRI mendorong adanya reformasi total pada sistem kepartaian nasional agar menghasilkan figur pemimpin yang murni bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Partai politik hari ini kita ketahui di dalamnya feodal, dikuasai oleh oligarki. Kami mendorong pemerintah dan semua pejabat untuk mereformasi partai politik agar lebih aspiratif dan lebih merepresentasi suara rakyat," imbuhnya.


Halaman:

Komentar