MULTAQOMEDIA.COM – Aksi demonstrasi ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pengawal Pembangunan Rakyat (GEMPAR) di Kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (17/6/2026) siang, berakhir ricuh. Massa menggunakan truk untuk menjebol gerbang kantor bupati setelah kecewa tidak bisa bertemu langsung dengan Bupati Konawe.
Kericuhan terjadi saat massa yang datang dengan sejumlah kendaraan berat dan truk berusaha memasuki halaman Kantor Bupati Konawe. Merasa dihalangi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada bupati, mereka kemudian menabrakkan sebuah truk ke pintu gerbang hingga berhasil masuk ke area perkantoran.
Aksi ini sempat memicu ketegangan dan saling dorong antara demonstran dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan. Namun, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kerusuhan yang lebih besar.
Dalam aksi tersebut, massa menuntut Pemerintah Kabupaten Konawe segera mengambil langkah konkret terkait legalitas aktivitas penambangan pasir rakyat.
Artikel Terkait
Demo Monas: PMKRI Pasang Foto Prabowo Gibran di Salib Merah, Simbol Dua Pendosa
Gempa Sulteng Magnitudo 6,7: 1.834 KK Terdampak, Sigi Paling Parah
Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tidak Bisa Dihentikan, Ini Alasannya
Mahfud MD Minta Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis Diungkap Tuntas, Jangan Berhenti di Dadan Hindayana