Meski memberikan teguran, Willy tetap mengapresiasi sejumlah usulan yang berkaitan dengan program pemajuan dan penegakan HAM. "Ininya sudah bagus, kami apresiasi ini. Jangan gara-gara nila setitik, rusak susu sebelangga. Jangan," ucapnya.
Namun demikian, Komisi XIII DPR menilai tidak semua usulan tambahan anggaran dapat diterima. Menurut Willy, pihaknya menyetujui tambahan anggaran yang dialokasikan untuk program pemajuan dan penegakan HAM, tetapi menolak usulan yang diperuntukkan bagi dukungan manajemen.
"Untuk tambahan program pemajuan dan penegakan hak asasi manusia kita accept, tapi untuk dukungan manajemen kita tidak accept," tuturnya.
Perdebatan sempat membuat suasana rapat memanas sebelum akhirnya pembahasan kembali dilanjutkan oleh para anggota dewan dan pihak kementerian.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri