"Kalau Kang Dedi sepakat Rp 250 jutanya kasih ke korban, insyaallah nanti saya tambahin Rp 100 juta untuk masa depan korban," ujar John.
Dalam unggahan di Instagram Dedi Mulyadi, John juga menegaskan komitmennya. "Saya udah janji kasih Rp 100 juta juga. Alhamdulillah kalau Rp 250 juta untuk korban dari Pak Gubernur, berarti saya juga komit akan kirim Rp 100 juta buat korban," tulis John.
Polisi Ungkap Proses Penangkapan Pelaku
Di balik penangkapan Taufik Hidayat, terdapat peran Kanit Reskrim Polsek Jatinangor, Ipda Hendi Setiawan, yang sebelumnya pernah menangani kasus pelaku saat bertugas di Polsek Pacet. Ketika foto Taufik beredar luas di media sosial, Hendi langsung mengenali pelaku dan menghubungi mantan atasannya, Dadang, untuk membantu membujuk Taufik agar menyerahkan diri.
"Dulu pelaku memiliki kasus di wilayah hukum Pacet dan kebetulan saya yang menanganinya," kata Hendi.
Menurut Hendi, Taufik sempat berniat melarikan diri ke Sumatra bahkan mengakhiri hidupnya karena merasa tidak memiliki jalan keluar. Hendi kemudian meyakinkan pelaku agar menyerahkan diri dan menjalani proses hukum.
"Saya sampaikan, kalau menyerahkan diri saya jamin keselamatannya. Tetapi kalau tertangkap di jalan, saya tidak bisa menjamin apa yang akan terjadi," ujarnya.
Pendekatan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Taufik bersedia menyerahkan diri sebelum diamankan oleh kepolisian. "Pelaku sempat berniat kabur ke Sumatra dan berniat mengakhiri hidup, namun akhirnya berhasil dibujuk," kata Hendi.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri