Secara teknis, Jetour T1 i-DM dibekali teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang memadukan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh yang mendukung pengisian cepat. Kombinasi ini memungkinkan mobil melaju hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.
Sistem hybrid adaptif ini juga menghadirkan berbagai mode berkendara, seperti Pure EV Drive untuk penggunaan di dalam kota, Intelligent Hybrid yang otomatis menyesuaikan sumber tenaga sesuai kondisi jalan, hingga Parallel Drive, Series Drive, Direct Engine Drive, dan regenerative braking untuk meningkatkan efisiensi energi.
Dari sisi kenyamanan, Jetour T1 dilengkapi 79 titik peredam suara, Double Layer Acoustic Glass di bagian depan dan belakang, serta tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat kondisi idle. Fitur lainnya meliputi 24 Hour Parking AC, Nap Mode, Dual Zone AC, ventilasi otomatis kabin, serta Front Passenger Leg Rest khusus varian i-DM. Mobil ini juga menggunakan kaca dengan perlindungan sinar UV hingga 99 persen.
Dari segi desain, Jetour T1 mengusung konsep Urban Adventure SUV dengan Motion Grille yang terintegrasi lampu LED serta Four-Leaf Clover Shape Headlights. Untuk sektor kaki-kaki, varian ICE menggunakan pelek 18 inci dengan ban 235/65 R18, sedangkan varian i-DM memakai pelek 19 inci dengan ban 235/60 R19 berteknologi Run Flat Tire (RFT).
Saat ini, Jetour masih menawarkan harga spesial bagi 1.000 konsumen pertama, yakni Rp388 juta (OTR Jakarta) untuk Jetour T1 ICE dan Rp538 juta (OTR Jakarta) untuk Jetour T1 i-DM. Setelah kuota tersebut terpenuhi, harga resmi akan menjadi Rp408 juta untuk varian ICE dan Rp558 juta untuk varian i-DM (OTR Jakarta).
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri