Frank juga mendesak agar akun kemanusiaan Hotman911 Official segera ditutup karena dianggap sebagai strategi pemasaran untuk mendongkrak bisnis hiburan Holywings. Ia menyoroti asisten pribadi Hotman Paris, Benny Djannah, dengan tudingan sebagai makelar kasus di peradilan yang perlu ditindak oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, Hotman Paris resmi mengumumkan dirinya sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah dalam kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait PT Asabri. Hotman mengatakan keputusan itu diambil karena terpanggil secara profesional, meskipun sadar ada risiko terhadap para pengagumnya. Ia menegaskan tidak mencari keuntungan finansial dari kasus mantan pejabat Kejaksaan Agung tersebut.
"Alasannya saya terpanggil, saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini, karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Saya bayarannya super mahal di Indonesia, saya ambil resiko terhadap pengagum saya," ujar Hotman.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri