"Selesai nonton, kami pada pulang. Dan paginya pas balik kantor, situasinya sudah seperti ini, kami kaget," tambahnya.
Saikhu mengaku telah berupaya menghubungi Lalu melalui ajudan, namun nomor telepon Bupati Lombok Barat sudah tidak aktif. "Dikontak, sudah tidak aktif," tegasnya.
Hingga saat ini, Saikhu belum bisa memastikan keterkaitan antara operasi KPK dengan hilangnya Bupati Lombok Barat. Hal serupa juga berlaku untuk penyegelan ruangan di Dinas Pekerjaan Umum Lombok Barat yang dilakukan oleh pihak KPK, yang lokasinya tidak jauh dari kantor bupati.
"Kami belum bisa menyampaikan informasi apapun, baiknya kita menunggu resmi dari pihak yang melakukan kegiatan ini (penyegelan)," pungkasnya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri