Setelah sempat terjadi aksi saling dorong, situasi berangsur kondusif. Massa kemudian melanjutkan orasi dan menyampaikan tuntutan terkait pemberantasan korupsi, termasuk menyoroti berbagai kontroversi penegakan hukum di Tanah Air.
Dalam orasinya, massa aksi turut menyinggung nama mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Dari atas mobil komando, orator menyoroti berbagai kasus korupsi yang dinilai belum dituntaskan secara transparan dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap siapa pun yang diduga terlibat tindak pidana korupsi.
"Ada banyak kasus korupsi di negeri ini namun penguasa tutup mata. Adili Febrie sang koruptor," ujar salah satu orator di atas mobil komando.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menilai korupsi merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa karena berdampak pada pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap negara. Mereka juga menyoroti sulitnya pemberantasan korupsi, kontroversi penegakan hukum, serta pentingnya peran mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal supremasi hukum.
Artikel Terkait
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?
Gus Miftah Dituduh Terima Dana Korupsi Kereta Api Rp100 Juta, Akui Bisa Lupa
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Saat Acara Ulang Tahun Nenek, Polisi Selidiki
Hotman Paris Dilaporkan ke Polisi: Ucapan Merendahkan Wartawan Picu Kemarahan Publik