"Informasi terbaru dari dua orang yang diamankan dari TKP masih dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal," terangnya. Satu korban tewas tersebut menjadi korban paling fatal dalam insiden ini.
Pembakaran Bangunan dan Kendaraan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa bentrokan memuncak pada aksi pembakaran. Sebuah bangunan semi permanen yang kerap ditempati oleh kelompok pemuda itu, beserta empat unit sepeda motor di sekitarnya, ludes dilalap api.
"Berdasarkan informasi awal, keributan bermula saat sekelompok orang diduga mendatangi sebuah warung makan di samping Masjid Jami Matraman sambil membawa senjata tajam," ujar Budi. Namun, dari hasil olah TKP sementara, polisi belum menemukan barang bukti senjata tajam di lokasi kejadian.
Pengamanan dan Penyelidikan Polisi
Pihak kepolisian telah mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Polsek Menteng. Kedelapan orang tersebut terdiri dari enam orang dari satu kelompok dan dua orang dari kelompok luar. Polisi masih mendalami identitas pasti kelompok pemuda tersebut serta status legalitas lahan yang mereka tempati.
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan puing-puing bangunan dan kendaraan yang hangus, serta jejak darah dan batu yang berlumuran darah. Pascainsiden, situasi di kawasan Tambak Matraman dipastikan telah kembali kondusif dan aktivitas warga berjalan normal.
Artikel Terkait
Polisi Periksa Intensif 3 Tersangka Bentrokan Tambak Jakpus, 15 Orang Diamankan
Sengketa Wilayah Filipina: Analisis Geopolitik Lengkap dengan Malaysia, Indonesia, dan Vietnam
Brimob Dikerahkan di Lokasi Bentrokan Tambak Menteng, Satu Korban Tewas
Liverpool FC Dukung LGBT, Netizen Indonesia Kecewa dan Ancam Unfollow Instagram